Senior High (SMA)

Imtihan Tahfidz Al-Qur’an Metode UMMI SMA Islam Al Syukro Universal

"Membumikan Al-Qur’an Menuju Generasi Madani Berprestasi"

Dalam rangka menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk karakter generasi Qur’ani yang unggul, SMA Islam Al Syukro Universal bekerja sama dengan lembaga tahsin UMMI foundation, menyelenggarakan kegiatan Imtihan Tahfidz Al-Qur’an Metode UMMI, dengan tema "Membumikan AlQur’an Menuju Generasi Madani Berprestasi." Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menguatkan
budaya menghafal dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di lingkungan sekolah.

Imtihan Tahfidz merupakan ujian terbuka bagi para peserta didik yang telah menyelesaikan target hafalan tertentu. Pada kesempatan ini, para siswa diuji hafalannya secara langsung di hadapan penguji dan orang tua. Mereka diminta melanjutkan ayat, menyambung potongan ayat, serta membacakan hafalan dengan memperhatikan tajwid dan kelancaran.

SMA Islam Al Syukro Universal telah menjalin kerjasama dengan UMMI Foundation sejak Juli 2023 untuk menguatkan visi sekolah, yaitu: berkarakter islami dengan misi “menyelenggarakan pendidikan berbasis Islami yang menjunjung tinggi nilai akhlakul karimah dan mampu menjadi penghafal Al Qur'an”. Pelaksanaan imtihan ini merupakan salah satu target kegiatan yang wajib dilaksanakan oleh sekolah yang bekerja sama dengan UMMI Foundation. Rangkaian kegiatan imtihan pun mengacu kepada standar yang ditetapkan UMMI.

Tujuan UMMI Foundation menetapkan setiap sekolah binaannya untuk melaksanakan imtihan tahfidz bukan sekadar formalitas ujian, tetapi memiliki beberapa tujuan penting secara pendidikan dan pembinaan karakter:

1. Standarisasi Mutu Hafalan

Imtihan menjadi alat untuk memastikan kualitas hafalan sesuai standar bacaan (tajwid, makhraj, kelancaran, dan ketepatan). Ini menjaga mutu pembelajaran tahfidz agar terukur dan tidak asal hafal.

2. Evaluasi Proses Pembelajaran

Dengan imtihan, lembaga bisa melihat:

  • Efektivitas metode pengajaran
  • Konsistensi murojaah siswa
  • Perkembangan capaian hafalan

Ini membantu guru memperbaiki strategi pembinaan.

3. Motivasi dan Mental Hafidz/Hafidzah

Imtihan melatih:

  • Kepercayaan diri
  • Kesiapan tampil di depan penguji
  • Kedisiplinan menjaga hafalan

Secara psikologis, ujian seperti ini membentuk mental tangguh dan rasa tanggung jawab terhadap hafalan Al-Qur’an.

4. Bentuk Apresiasi dan Penghargaan

Imtihan sering menjadi momentum penghargaan atas perjuangan siswa dalam menghafal. Ini meningkatkan semangat untuk melanjutkan hafalan ke tingkat berikutnya.

5. Kontrol Kualitas Lembaga

Bagi UMMI, imtihan juga berfungsi sebagai kontrol mutu antar lembaga mitra agar standar pembelajaran tetap seragam di berbagai sekolah.

Imtihan tahfidz Al-Qur’an metode UMMI tahun 2026 di SMA Islam Al Syukro Universal merupakan imtihan angkatan pertama berstandar metode UMMI, di tahun-tahun sebelumnya SMA Islam telah mengadakan kegiatan sejenis dengan nama Tasmi’ Al-Qur’an dengan standarisasi sekolah.

Imtihan berstandar metode UMMI ini efektif karena dilaksanakan dengan pendekatan pembinaan, bukan tekanan, difokuskan pada peningkatan kualitas dan motivasi, sehingga sangat bermanfaat.

Untuk mencapai imtihan para siswa wajib melewati beberapa tahapan yang ditentukan oleh UMMI foundation, alhamdulillah semuanya dapat dilalui dengan baik. Berikut adalah hasil pelaksanaan kegiatan imtihan tahfidz.

1. Tahapan Imtihan Tahfidz dan Waktu Pelaksanaan

  • Pra Munaqosyah, 27 Januari 2026
  • Munaqosyah, 4 februari 2026
  • Imtihan, 12 Februari 2026

2. Jumlah Peserta

Tahapan Penguji Nama Peserta dan Juz Hafalan Keterangan
Pra Munaqosyah

Eksternal (team UMMI)

  • Ust. Jufri Maulana

Internal (guru Tahsin)

  • Ust. Ghufron Noor Rahman
  • Usth. Rahma Pramitha
  • Usth. Siti Nur Istiqomah
  1. Syakira Ghassani Nur Azmina, Juz 1 dan 2
  2. Alisha Herlyna Bilqis, Juz 1
  3. Khansaa Taqiyyah, Juz 1
  4. Intan Ayu Lestari, Juz 1
  5. Aura Khalisha, Juz 2
  6. Muhammad Salman Alfarisi, Juz 3
  7. Hanafi Ahmad Alfajri, Juz 28
  8. Putra Nazhel Ramadhan, Juz 28
  9. Fathimatuzzahro, Juz 29
  10. Hana Khumaira Gassaniy, Juz 29
  11. Fauziyyah Az-Zahra Arifin, Juz 29
  12. Rakan Azzami Rizal, Juz 29
  13. Lutfia Citra Meiana, Juz 30
Siswa lulus Pra Munaqosyah dan lanjut ke tahap munaqosyah sebanyak 10 peserta, dengan jumlah juz yang dihafalkan 11 juz
Munaqosyah

Eksternal (team UMMI)

  • Usth. Erna
  1. Syakira Ghassani Nur Azmina, Juz 1 dan 2
  2. Alisha Herlyna Bilqis, Juz 1
  3. Khansaa Taqiyyah, Juz 1
  4. Intan Ayu Lestari, Juz 1
  5. Muhammad Salman Alfarisi, Juz 3
  6. Hanafi Ahmad Alfajri, Juz 28
  7. Fathimatuzzahro, Juz 29
  8. Hana Khumaira Gassaniy, Juz 29
  9. Fauziyyah Az-Zahra Arifin, Juz 29
  10. Lutfia Citra Meiana, Juz 30
Seluruh peserta imtihan sebanyak 10 peserta dengan jumlah hafalan 11 juz dinyatakan LULUS

 

3. Tehnik Penilaian Standar UMMI

JUZ KKM REMEDIAL TEHNIK PENILAIAN
REMEDI SURAT REMEDI JUZ
30 8 < 9 Surat < 9 Surat
  • Setiap surat/ lembar memiliki skor 10
  • Pengurangan skor 0.5 pada setiap ayat yang tidak hafal
29 < 4 Surat < 4 Surat
28 < 3 Surat < 3 Surat
1 - 25 < 3 Lembar < 3 Lembar

 

Alhamdulillah acara telah berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat dengan kekuatan sinergi semua guru yang terlibat dalam kepanitiaan, dukungan dari komite sekolah (POS), para peserta dan orang tua masing-masing, team markom, dan team GA perguruan Islam Al Syukro Universal.

Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan laporan pertanggungjawaban oleh koordinator UMMI, usth. Siti Nur Istiqomah, dan sambutan kepala sekolah, ust. Ervan Jaya, yang menekankan pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Dalam sambutannya disampaikan bahwa membumikan Al-Qur’an tidak hanya sebatas menghafal, tetapi juga memahami dan mengamalkan kandungannya dalam kehidupan sehari-hari.

Tema yang diangkat mencerminkan harapan besar sekolah untuk melahirkan generasi madani, yaitu generasi yang berakhlak mulia, berilmu, beradab, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat. Prestasi yang dimaksud tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga prestasi spiritual dan moral.

Para peserta Imtihan menunjukkan kemampuan terbaiknya. Kepercayaan diri, ketekunan, dan kesungguhan mereka menjadi bukti bahwa pembinaan tahfidz yang dilakukan secara konsisten telah membuahkan hasil yang membanggakan. Dukungan orang tua dan guru turut menjadi faktor penting dalam keberhasilan program ini.

Kegiatan ditutup dengan pemberian sertifikat dan penghargaan kepada peserta yang telah mencapai target hafalan. Dalam kegiatan ini juga ditetapkan 3 peserta terbaik, yaitu :

  1. Syakira Ghassani Nur Azmina, kelas X-1, hafidzah juz 1 dan 2
  2. Muhammad Salman Alfarisi, kelas X-1, hafidz juz 3
  3. Khansaa Taqiyyah, kelas XI Saintek, hafidzah juz 1 dan 2

Momen ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar para siswa terus meningkatkan kualitas hafalan dan akhlaknya. 

Melalui kegiatan Imtihan Tahfidz ini, diharapkan Al-Qur’an benar-benar membumi dalam kehidupan peserta didik—bukan hanya dihafal di lisan, tetapi tertanam dalam hati dan tercermin dalam perilaku. Semoga sekolah terus konsisten dalam melahirkan generasi madani yang berprestasi, berkarakter Qur’ani, dan siap menghadapi tantangan zaman.

SEKOLAH ISLAM BERBASIS KARAKTER DAN LINGKUNGAN